BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Komunikasi merupakan satu hal terpenting
dalam kehidupan, dengan komunikasi manusia dapat berinteraksi satu dengan yang
lainnya, dengan komunikasi kita pun dapat menyatakan dan mendukung identitas
diri sendiri. Sangat banyak dari para ilmuan barat yang telah medefinisikan
tentang komunikasi. namun, dari berbagai definisi tersebut fungsi dari
komunikasi tidaklah jauh berbeda yaitu dapat mempengaruhi orang lain untuk
merasa, berpikir, berperilaku sesuai dengan apa yang kita inginkan yang
dituangkan melalui penyampaian pesan melalui proses komunikasi. tingkatan
proses komunikasi kuantitas manusia yang semakin bertambah menjadikan tingkat
proses komunikasi semakin luas. Denis Mc Quail (1987) menyatakan bahwa secara
umum proses komunikasi dalam masyarkat dapat berlangsung dalam 6 tingkatan
yaitu: intra personal, antar pribadi, komunikasi dalam kelompok, komunikasi
antar kelompok, komunikasi organisasi dan komunikasi dengan masyarakat luas.
Ruang komunikasi adalah suatu tempat
untuk berbicara atau berkomunikasi bagi manusia. Ruang komunikasi tersebut bisa
berupa sebuah ruangan atau juga sebuah tempat yang diciptakan sendiri oleh
sipelaku komunikasi baik itu berupa ruang terbuka ataupun tempat – tempat yang
lain, yang mereka rasa nyaman untuk berkomunikasi.
Dari penjelasan diatas saya akan
meneliti tentang ruang komunikasi mahasiswa arsitektur Unimal untuk tugas
Penelitian saya. Karena pada saat ini mahasiswa arsitektur menciptakan
ruang komunikasi mereka sendiri tanpa mereka sadari seperti di koridor, lobby
dan parkiran kampus. Sehingga dengan permasalahan tersebut bisa mengganggu
konsentrasi mahasiswa yang sedang belajar.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
dari apa yang telah dijabarkan di atas maka penulis merumuskan permasalahan dari tujuan penelitian ini sebagai berikut :
a.
Apakah dengan adanya ruang
komunikasi mahasiswa bisa mengatasi masalah kegaduhan dikampus arsitektur,
sehingga mahasiswa yang lagi belajar tidak terganggu dan merasa aman.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian sangat
penting untuk dikemukakan karena, baik kerangka teori maupun
metode yang digunakan harus memiliki kesesuaian
terhadap apa tujuan dari penelitian yang akan dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk
melakukan tinjauan terhadap evaluasi Ruang
Komunikasi Mahasiswa di Kampus Arsitektur. Penelitian pada Ruang
Komunikasi ini
dilakukan untuk mengetahui apakah dengan
adanya Ruang Komunikasi bagi mahasiswa Arsitektur dapat mengatasi kagaduhan
yang terjadi dikampus Arsitektur.
1.4 Batasan dan lingkup penelitian.
1.4.1
Batasan penelitian
Penelitian hanya sebatas lingkungan ruang
komunikasi mahasiswa ini tanpa meneliti lingkungan sekitarnya. Hanya meliputi Kawasan
Kampus Arsitektur Unimal.
1.4.2
Lingkup penelitian.
Penelitian Tentang Evaluasi Ruang Komunikasi Mahasiswa Arsitektur dengan meneliti Tentang Ruang Komunikasi Bagi Mahasiswa Arsitektur Unimal.
1.5 Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian
merupakan rangkaian atau
proses yang dilakukan dalam penelitian
ini, meliputi metode
yang digunakan, kebutuhan
data, teknik pengumpulan dan
penyajiannya, teknik sampling serta teknik analisis.
Metode Penelitian
Metode penelitian adalah
satu kesatuan sistem
dalam penelitian yang terdiri dari prosedur dan teknik yang
perlu dilakukan dalam satu penelitian (Nazir, 1988). Metode yang digunakan
untuk mengetahui Efektivitas Pemanfaatan Ruang adalah metode Analisis Kualitatif. Metode penelitian kualitatif sering
disebut metode penelitian
naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang
alamiah (natural setting).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar